Dua Begal Motor di Kecamatan Godong Berhasil Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Pelaku begal di Godong dihadiahi timah panas karena mencoba melawan saat ditangkap

kabargan.com – Purwodadi, Satresmob Polres Grobogan berhasil mengamankan dua pelaku pembegal sepeda motor di Kecamatan Godong Minggu (13/6) lalu. Dua pelaku itu, Bambang Susilo dan Ari Anggara. Keduanya warga Desa Sindurejo, Karangawen, Demak.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan ditembak karena melakukan perlawanan. Penangkapan keduanya kurang dari 24 jam usai ada laporan kejadian pada Minggu (13/6) lalu di Jalan Raya Semarang-Purwodadi. Tepatnya di Desa Tinanding, Godong, Grobogan.

Bacaan Lainnya

Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan mengatakan, penangkapan kedua pemuda begal itu, dilakukan oleh tim Resmob Polres Grobogan. Keduanya ditangkap berdasarkan laporan Sri Retno, 50, warga Desa Bringin, Godong, dan Muhammad Khozin Kumaidi, warga Desa Dempet, Gajah, Demak.

Kedua korban melaporkan kasus pembegalan yang dialami saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Semarang-Purwodadi. Tepatnya di Desa Tinanding dan Desa Jatilor, Godong. Dari laporan tersebut, tim Resmob Polres Grobogan langsung melakukan penyelidikan kasus.

”Penyelidikan diawali dengan keterangan para korban, saksi, juga rekaman CCTV yang ada di sekitar TKP,” kata kapolres.

Dari keterangan yang dikumpulkan dan informasi dari saksi, pelaku mengarah pada Ari Anggara yang beralamat di Dusun Singopadu, RT 3/RW 2, Desa Sidorejo, Karangawen, Demak. Kemudian pada pukul 21.30, petugas Resmob Polres Grobogan mencari keberadaan tersangka di rumahnya. Namun informasi yang diperoleh, tersangka tengah berada di tempat hiburan karaoke di Kecamatan Gubug, Grobogan.

”Tidak berlama-lama, petugas langsung mendatangi tempat karaoke tersebut. Dan berhasil menemukan tersangka,” ujarnya.

Saat ditangkap, tersangka mengaku memang telah melakukan pembegalan. Aksinya dilakukan bersama teman sedesanya bernama Bambang Susilo. Mendapatkan keterangan itu, petugas juga melakukan penangkapan terhadap Bambang. Keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Grobogan berikut barang bukti yang berhasil disita petugas.

Barang bukti itu, berupa sepeda motor Honda Beat biru-putih milik korban, satu unit sepeda motor Honda Vario hitam yang digunakan pelaku melakukan aksi di Desa Tinanding, Godong, dan satu unit sepeda motor Honda Supra X yang dipergunakan pelaku untuk melakukan aksinya di Desa Jatilor, Godong.

”Kami juga menyita 95 butir pil Zipin atau Dextro, 196 pil Heximer, satu bilah golok, dan satu bilah belati kecil dari saku tersangka Bambang Susilo,” jelas AKBP Jury Leonard Siahaan.

Di hadapan petugas, tersangka Ari menuturkan, dalam aksinya mereka mengejar korban. Lalu dipepet dan dihentikan. Satu di antara mereka langsung menendang korban dan mengancam dengan golok. ”Lalu, saya ambil barangnya. Kemudian kami lari,” ujar tersangkanya. Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Kapolres mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati saat mengendarai kendaraannya. Terutama di malam hari, agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan. ”Usahakan jangan berkendara sendirian di tempat sepi atau di malam hari, agar tidak terjadi insiden yang tidak diinginkan, seperti begal atau perampokan,” pesannya.

Pos terkait