Cemas Karena Isu Mutasi, Belasan Sekdes Mengadu ke DPRD

  • Whatsapp

Kabargan.com – Hembusan kabar mutasi akan dilakukan Pemkab Grobogan, belasan sekdes yang tergabung dalam Forum Sekretaris Desa Indonesia (Forsekdesi) mendatangi Komisi A DPRD Grobogan, untuk audiensi, mereka meminta para sekdes tidak dimutasi ke lain tempat, Rabu (27/1) siang.

Mereka beralasan, tugas sekdes berkaitan erat dengan masyarakat sehingga ketika dilakukan pemindahan, mereka harus kembali belajar memahami karakter masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga harus belajar ketika mutasi dilakukan tidak sesuai dengan kemampuan mereka.

Bacaan Lainnya

Kedatangan belasan Sekdes ke Komisi A DPRD Grobogan mendapat sambutan hangat dari anggota komisi, rapat pun segera digelar untuk menampung aspirasi para sekdes tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Grobogan Ali Musyafak mengatakan keluhan para sekdes akan ditindaklanjuti dengan memanggil pihak -pihak  terkait, untuk kembali dilakukan rapat, Jumat (29/1)  mendatang.

“Sesuai PP 48 tahun 2005, aturan ASN bisa dipindahkan, begitu pula di Perbup Grobogan No 74 tahun 2016 menyebutkan, sekdes bisa dipindahkan berdasarkan permintaan kades maupun permohonan sendiri,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi A Sukamto menjelaskan ketika benar dilakukan mutasi pihaknya meminta dilakukan sesuai dengan parameter  yang ada.

“Sesuai aturan memang sah-sah saja, namun seyogyanya dilakukan sesuai regulasi, agar tidak ada kegaduhan di masyarakat, ” pintanya.

Munculnya kegaduhan bermula saat  Sekdes Ringinpitu Tanggungharjo Agus Joko Susilo, yang mendapat kabar adanya isu mutasi per 1 Februari mendatang. Namun hingga 27 Januari tidak ada tembusan dari pihak kecamatan.

“Adanya info mutasi tersebut dari teman, kemudian saya komunikasikan dengan Forsekdesi kemudian kita pastikan kebenaran informasi tersebut, mengingat sebelumnya terjadi kasus serupa di Manggarmas Godong,” pungkasnya.

Pos terkait